BPBD Tasikmalaya Siagakan 1000 Relawan

oleh
BPBD Tasikmalaya Siagakan 1000 Relawan

”Sekali lagi apabila adanya kejadian longsor yang menimpa penduduk Kabupaten Tasikmalaya harus dengan cepat bikin lapaoran serta pertolongan,” jelasnya.

Sebelumnya, problematika tanah longsor di Kabupaten Tasikmalaya sepanjang tiga hari terakhir mencapai 32 lokasi di enam kecamatan serta 16 desa. “Kebanyakan longsor berlangsung ditanggal 1 Oktober adanya 14 titik longsor,” terang Kepala Pelaksana tubuh Penanggulangan Bencana area (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Drs H EZ Alfian MPd, Selasa (3/10).

Adapun dari tanggal 2-3 Oktober, kata Alfian, titik longsor yang bertambah 18 titik hingga totalnya menjadi 32 lokasi. “Titik longsor tak seluruhnya berlangsung di pemukiman penduduk. adanya yang dilahan perkebunan serta jalan,” terang Alfian.

Titik longsor yang cukup parah, kata dia, layaknya di Kampung Cinengeg Desa Kutawaringin Kecamatan Salawu yang mengakibatkan sepasang suami istri Waslim (48) serta Nani Sumarni (45) tewas tertimbun beton rumah dampak longsor.

Kemudian adanya 14 rumah di Kampung Cikawung Desa Jahiang Kecamatan Salawu yang terancam longsor sehingga 42 jiwa diungsikan sementara. Adapun di Desa Kertaraharja Kecamatan Taraju, adanya rumah yang tertimpa longsoran tetapi tak sampai roboh.

Hasil pendataan BPBD, kata dia, adanya enam kecamatan serta 16 desa yang terdampak longsor. Yaitu Bojonggambir, adanya dua titik longsor. Tepatnya di Desa Wandasari serta Padangkamulyan. Lalu, di Kecamatan Cigalontang, longsor berlangsung di Desa Pusparaja, Puspamukti serta Nangerang. Jumlahnya lima titik longsor. Berikutnya, di Kecamatan Puspahiang, longsor menimpa di Desa Puspajaya serta Sukasari. Jumlahnya empat titik longsor. Di Kecamatan Salawu, longsor berlangsung di Desa Kutawaringin, Jahiang, Kawungsari, Neglasari serta Tanjungsari adanya sembilan titik longsor.

Sedangkan di Kecamatan Sodonghilir longsor berlangsung di Desa Sukabakti adanya satu titik longsor serta di Kecamatan Taraju di Desa Kertaraharja, Cikubang serta Pageralam adanya 11 titik longsor. (dik)