BPBD Tasikmalaya Siagakan 1000 Relawan

oleh
BPBD Tasikmalaya Siagakan 1000 Relawan

BPBD Tasikmalaya Terus Imbau penduduk untuk selalu Waspadai Bencana
TASIK – sejumlah 1000 relawan ben­cana telah disiagakan di wilayah Kabupaten Tasik­malaya. Mereka akan bertugas untuk menangani apabila ada ben­cana, terutama tanah longsor yang sampai kemarin (4/10) melanda 16 desa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Drs H EZ Alfian MPd menyebutkan penyiagaan 1000 relawan bencana tersebut supaya saat adanya bencana alam terjadi, mereka sudah siap membantu menanganinya.

Kata Alfian, Seribu relawan bencana tersebut tersebar di 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Tiap kecamatan, jumlahnya berbeda. “Untuk di enam kecamatan, Salawu, Bojonggambir, Taraju, Cigalontang, Sodonghilir serta Puspahiang relawan sudah disiapsiagakan. Paling banyak relawan berada di Kecamatan Salawu. Kurang lebih adanya 100 orang relawan,” jelasnya kemarin (4/10). Penyiagaan 100 relawan bencana di Kecamatan Salawu, kata pejabat eselon II senior itu, hal tersebut dilakukan karena Kecamatan Salawu mempunyai titik longsor terbanyak.

Kecamatan Salawu mempunyai sembilan dari 32 titik longsor di lima desa, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan serta Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Ria Supriana menambahkan, BPBD tidak cuma menyiagakan relawan bencana. Mereka juga membentuk Desa Tanggap Bencana (Destana) yang baru baru dibentuk di Kecamatan Salawu, Bojonggambir, Cigalontang serta Sodonghilir. Destana belum seluruhnya dibentuk,” terangnya.